Konsumsi Daging Berlebihan Dapat Memicu Diabetes



Penyakit diabetes belakangan semakin banyak menelan korban. Penyakit ini, lazimnya terjadi akan pengaruh dari gaya hidup yang tidak sehat. Namun, diabetes juga dapat diderita karena hal genetik, yang diturunkan dari keluarga.

Namun tahukah Anda, bahwa tidak hanya gaya hidup yang buruk saja yang dapat menyebabkan masalah diabetes. Makan daging yang tidak terkontrol, ternyata juga dapat meningkatkan risiko diabetes, seperti yang telah diperlihatkan sebuah penelitian.

Para ilmuwan menemukan asam lemak didalam daging merah yang berhubungan dengan diabetes tipe 2. Lemak, yang dinamakan lemak omega-3 tak jenuh ganda pun ditemukan dalam jumlah yang lebih kecil dalam makanan laut dan telur.

Dilansir dari beragam hasil studi, para peneliti melacak 71.000 perempuan di atas 14 tahun untuk menyaksikan bagaimana unsur dari menu makanan mereka yang terpapar risiko diabetes.
Mereka menuliskan meski omega-3 lemak sangat urgen untuk kulit sehat dan fungsi otak, nutrisi ini mempunyai konsekuensi yang buruk andai dimakan berlebihan.

Sebuah peneliti di Prancis menyaksikan bahwa perempuan yang menyantap jumlah omega-3 tinggi atau selama 26% lebih, barangkali untuk terpapar risiko diabetes daripada mereka yang konsumsi pada jumlah rendah. Tapi masih jelas kenapa asam lemak memicu situasi tersebut.

Bahkan perempuan yang tidak kelebihan berat badan, dan bukan sebab risiko diabetes, mempunyai lebih nyak kesempatan untuk timbulnya penyakit andai mereka menyantap terlalu banyak omega-3.

Para peneliti menuliskan daging menyumbang 42% dari sejumlah asam lemak. Peneliti di Universitas Paris-Saclay mengatakan, mereka sering merekomendasikan untuk memangkas sumber makanan. Tapi mungkin meminimalisir konsumsi daging, seperti yang sering dikonsumsi dalam jumlah yang lebih banyak dari keperluan gizi harian pada umumnya.
Source : Viva Indonesia
Load disqus comments

0 komentar

loading...